Selasa, 10 Maret 2009

4 aspek cinta antara pria dan wanita

Pertama, Kerelaan untuk berkorban.Mencintai pada dasarnya adalah memberi tanpa syarat.Pernyataan bahwa dengan memberi kemudian kita menerima, tentu tidak sepenuhnya salah. Tapi yang salah jika itu dijadikan sebagai tujuan. Cinta dengan tujuan supaya menerima bisa dalam bentuk apa saja seperti perhatian, kebanggaan, kesenangan, fasilitas atau kemudahan adalah cinta bersyarat.Selfish love (cinta yang egois) cinta yang penuh tuntutan,ini bukan cinta sejati. Kalau pasangan anda mengatakan mencintai Anda tetapi ia terus menuntut ini itu dari Anda, jangan-jangan ia tidak mencintai Anda tetapi mencintai dirinya sendiri.

Kedua, kesetiaan (= komitmen). Kepercayaan adalah landasan utama cinta, tidak mungkin kita mencintai seseorang tanpa mempercayainya. Kepercayaan itu tidak datang dengan sendirinya, ia harus ditumbuhkan dan dijaga selalu. Caranya melalui kesetiaan, hal ini biasanya dimulai dari hal-hal kecil. Kita tidak bisa mengharapkan seseorang akan tetap setia seumur hidup, kalau janjinya saja sering tidak ditepati.Cinta dan komitmen adalah dua hal yang berbeda, tetapi tidak dapat dipisahkan. Ibarat dua sisi pada satu mata uang yang sama. Seperti yang tertulis dalam kitab suci " Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu".

Ketiga, persahabatan atau keintiman untuk saling berbagi, saling berbicara, dan berjalan bersama, baik dalam suka maupun duka. Dalam persahabatan tidak ada lagi kata "AKU" atau "KAMU". yang ada hanya "KITA". bukan "CERITAKU" atau "CERITAMU" melainkan "CERITA KITA". Cinta tanpa adanya sebuah persahabatan ibarat sungai di musim kemarau panjang; keringkerontang. tidak ada kesejukan, tidak ada keteduhan tetapi gersang.

Keempat, daya tarik fisik. Kerap kali orang beranggapan, bahwa soal fisik itu tidak penting, hal ini keliru. Bagaimanapun juga daya tarik fisik, entah raut wajah, bentuk tubuh, atau hal-hal jasmaniah lainnya, adalah anugerah Tuhan. Karenanya itu penting. dan hal ini bisa menjadi bumbu relasi cinta antara pria dan wanita. Tetapi jangan mencintai seseorang dari segi fisik saja. Daya tarik fisik itu sifatnya sangat individual dan sifatnya hanya sementara, maka dari itu cintailah seseorang apa yang ada didalam dirinya. Sehingga kelak kalau orang yang kita cintai tidak semenarik dulu kita tetap mencintainya dengan setulus hati.

Dari keempat aspek diatas cinta tidak hanya berkaitan soal rasa, tetapi juga soal akal sehat. Cinta bukan hanya soal menerima tetapi memberi dengan ketulusan. Cinta bukan hanya tetntang cerita indah, tetapi juga tentang sedih perih yang kadang kala tidak terhindarkan.

1 komentar:

noki mengatakan...

lalu seorang murid mengacungkan jari dan berkata. "kalau Cinta Monyet apa Pak...?